PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai

Bendahara Umum PB SEMMI, Achmad Donny meminta Menkeu Sri Mulyani Menimbang Ditjen Bea Cukai Sebab tindakan oknum pegawai dan pejabat Bea Cukai yang merugikan Negeri dan Komunitas. Foto/Istimewa

JAKARTA – Perdebatan tindakan hukum yang melibatkan sejumlah pejabat dan oknum Bea Cukai membuat geram Komunitas. Salah satunya Bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).

Bendahara Umum PB SEMMI, Achmad Donny meminta Pejabat Tingginegara Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati Menimbang Ditjen Bea Cukai Sebab tindakan oknum pegawai dan pejabat Bea Cukai sudah merugikan Negeri dan Komunitas.

“Direktorat Jenderal Bea Cukai ń∂ementerian Keuangan RI harus berbenah dimulai Bersama dicopotnya Dirjen Bea Cukai, Askolani sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas karut marutnya kinerja Bea Cukai,” ujar Donny Di keterangannya, Sabtu (18/5/2024).

Di pandangannya, perilaku oknum Bea Cukai Hingga Bandara yang merugikan Komunitas Bersama mengenakan bea masuk Barang Dagangan bawaan Komunitas seenaknya meresahkan Komunitas, seperti yang dialami Radhika Althaf Hingga TikTok Sebab Kasut Perdagangan Masuk Negeri miliknya seharga Rp.10.301.000 dikenakan Pph fantastis Bersama pihak Bea Cukai. Kasut tersebut dikenakan bea masuk sebesar Rp31.801.343 yang tiga kali lipat lebih mahal Bersama harga belinya.

Setelahnya Itu Tindak Kejahatan lain, Korea Selatan memberi Dukungan berupa prototype alat bantu tunanetra Untuk SLB Hingga Indonesia. Tetapi Barang Dagangan hibah tersebut tertahan dan pihak sekolah dikenakan bea masuk harga Barang Dagangan sebesar USD22.846,52 atau Di Rp361.039.239 Untuk dibayarkan.

“Ini kan praktik curang dan gila yang sangat memalukan. Barang Dagangan hibah Untuk siswa tuna netra SLB diminta biaya ratusan juta. Sekolah pasti menolak. Belum lagi praktik Penyuapan yang dilakukan pejabat Bea Cukai. Sangat memalukan,” tegasnya.

Ia melanjutkan Tindak Kejahatan dugaan gratifikasi yang menjerat Kepala Bea Cukai Daerah Istimewa YogYakarta Eko Darmanto dan Tindak Kejahatan dugaan Penyuapan Perdagangan Masuk Negeri gula Bersama Kepala Kantor Daerah (Kakanwil) Bea Cukai Riau Ronny Rosfyandi Lebih melengkapi buruknya perilaku dan kinerja Bea Cukai.

“Berkaca Bersama semua Tindak Kejahatan yang disebabkan Bersama oknum Bea Cukai tidak ada alasan lagi Untuk Pejabat Tingginegara Keuangan mempertahankan Dirjen Bea Cukai Askolani Bersama jabatannya. Askolani harus dicopot,” tegas Donny.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia Ekonomi & Usaha News: PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai